Setiap kali saya membaca goresan beliau di group pensiunan (FSPB/STAIN/IAIN/UIN BANTEN), selalu membuat saya tertawa. Betapa tidak, setiap dialektika bahasanya yang beliau ungkapkan selalu sarat dengan nada kelakar (candaan). Terutama sasaran tembaknya diarahkan pada yai Sugiri, juga sama ahli kelakar ( jadi nyambung).
Namun belakangan menghilang. Tiba-tiba ada postingan, bahwa beliau sedang dirawat di Rumah Sakit. Tampak wajahnya pucet namun tetap seperti ceria. Saya tidak sempat mengirim do'a untuk kesembuhan beliau.
Hanya saja sekitar jam 02 pagi ( Jum'at, 5 September 2025 M. / 12 Rabiul Awal 1447 H. ) saya mencoba membikin judul " In Memoriam : Prof. Dr. HMA Tihami, MA, MM". untuk sebuah tulisan. Sadar dan menyadari, bahwa beliau masih hidup, akhirnya saya delete judul tersebut.
Pagi harinya sekitar jam 11, 04 saya membaca berita di group pensiunan yang dikirim Admin, bapak A. Hidayat, bahwa beliau telah pulang ke Rahmatullah. Setalah membaca berita tersebut, betapa saya tidak bisa menahan air mata : Innalillahi wainnailaihi raji'jiun. Habis Jum'atan, saya melaksanakan Shalat Ghaib untuk beliau ( Allah Yarhamhu).
Spesial dengan beliau saya mempunyai kenangan tersendiri. Sekitar tahun 1994, saya ditugaskan di Fakultas Syari'ah IAIN "Sunan Gunung Djati Serang" Cabang Bandung yang waktu itu Dekannya Bapak H. Suparman Usman, SH. ( sekarang Guru Besar, Prof. Dr. H. Suparman Usman, SH.).
Kalau tidak salah baru tiga bulan saya bertugas ( waktu itu saya ditempatkan menjadi staf di Perpustakaan bersama al-Marhum Bapak Sari dan Ibu Dena). Saya diajak pak Lutfi ( kalau tidak salah ) untuk ikut bergabung bersama rekan-rekan lain dalam acara pengajian di bawah pengajar dan pembimbing bapak HMA TIHAMI, MA. tempatnya ( sekarang dipakai kantor LBH?). Adapun kitab yang diaji (dikaji) adalah "Nihayatuz Zein" karya Imam al-Nawawi al-Bantani.
Kenapa mesti kitab tersebut? Karena erat kaitannya dengan pembahasan Disertasi yang beliau garap, yaitu tentang epistemologi Fiqh al-Nawawi. Setiap menemukan kalimat penting yang kaitannya dengan tema bahasan Disertasinya, beliau selalu mencatatnya dengan teliti.
Singkat cerita, Alhamdulillah pengajian kitab tersebut, hingga tamat. Mungkin sebagai syukuran alakadarnya, beliau ( habis Maghrib) mengirim ketupat kepada saya dan pak Hafizh Rustaman yang waktu itu kami tinggal di kamar Masjid Al-Hikmah.
Pada satu malam, saya bermimpi. Waktu itu sepertinya saya tengah berada di pematang sawah. Tiba-tiba saya dihampiri oleh orang tua ( hampir kakek-kakek yang wajahnya bersih), lalu dia berkata, " Pelajari ( aji) kitab "Maraqil Ubudiyah". Ternyata kitab tersebut adalah karya Imam al-Nawawi al-Bantani. Wah jangan-jangan orang tua tersebut adalah beliau sendiri ( al-Nawawi).
Hasil mimpi tersebut, pagi harinya saya laporkan kepada beliau. Beliau berkata, "Ya pak Asep-beliau bilangnya begitu kepada saya-kita aji ( kaji ) kitab itu". Dengan tenaga pengajar dan pembimbing beliau, kami dengan rekan-rekan yang lain belajar ( ngaji) bersama, dengan materi kitab tersebut. Karena sesuatu dan lain hal ( beliau rupanya sibuk) kitab tersebut sepertinya tidak sampai tamat.
Ada catatan lain. Beliau saat itu adalah Redaktur Buletin Al-Qalam. Saya untuk pertama kali menulis artikel dengan judul
"Teguran Allah Kepada Rasul saw. Atas Perlakuannya Terhadap Ibn Ummi Maktum ( Sebuah Kajian Perspektif Fiqh Siyasah). Saya serahkan kepada beliau, supaya dikoreksi dengan harapan ia bisa diterima ( dimuat). Dalam pada itu beliau berkata kepada saya, "Kalau sudah menulis satu kali, biasanya keterusan". Intinya beliau menyarankan, supaya saya rajin menulis.
Alhmdulillah, berkat saran beliau tempo doeloe, di injury time seperti sekarang ini saya jadi hobi menulis. Kalau belum menulis, saya sulit tidur ( apa saja temanya : ngaler ngidul, ngelantur ke mana-mana tidak karuan, masa bodoh, yang penting jadi).
Sang Guru Besar, Lautan Ilmu, Rendah Hati dan Berakhlak Mulia, kini beliau telah berpulang ke Rahmatullah untuk selamanya. Saya Isyhad kepada-Mu ya Allah, bahwa beliau adalah "Ahlul Khair" dan "Husnul khatimah".
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ ارْجِعِي إِلَى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً فَادْخُلِي فِي عِبَادِي وَادْخُلِي جَنَّتِي
"Wahai jiwa yang tenang, kembalilah ke rabmu dalam keadaan ridha serta diridhai. Masuklah ke dalam kelompok hamba-Ku dan masuk ( pula) ke dalam Surga-Ku", ( al-Fajr : 27).
Wallahu A'lam bi al-Shawab.
Jumat, 05 September 2025
Cari Blog Ini
Postingan Populer
-
Daftar Kampus yang menerapkan layanan repository open access berasal dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berada di ...
-
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.’’ (QS. 2:...
-
Rekayasa prompt adalah teknik yang digunakan dalam sistem AI untuk memberikan instruksi secara jelas agar sistem AI dapat menghasilkan out...
-
🌷 K A S I H ( Kajian Ayat Suci Alquran Harian) QS. As-Shaff 61: 6-7. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: وَاِ ذْ قَا لَ عِيْسَى ابْ...
-
AI atau kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) merujuk pada kemampuan mesin atau komputer untuk meniru kecerdasan manusia dalam mela...
-
🌷 K A S I H ( Kajian Ayat Suci Alquran Harian) QS. At Thur 52: 27-28. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: فَمَنَّ اللّٰهُ عَلَيْنَا ...
-
Setiap agama dipastikan, malah harus memiliki basis ciri khas ( كلى خاص ) tersendiri yang tidak dimiliki oleh agama yang lain. Karena dengan...
-
Satu, dari sederet panjang fakta yang berbicara tentang keunggulan yang dimiliki doktrin Islam, yakni ia tidak bersikap a pr...
-
🌷 K A S I H ( Kajian Ayat Suci Alquran Harian) QS. Al-Waqi'ah 56: 68-70. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: اَفَرَءَيْتُمُ الْمَ...
-
Setiap kali saya membaca goresan beliau di group pensiunan (FSPB/STAIN/IAIN/UIN BANTEN), selalu membuat saya tertawa. Betapa tidak, setiap d...
Total Pengunjung
Pages
Copyright ©
Blog Ilmiah Digital Dosen | Powered by Blogger
Design by Flythemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Free Blogger Templates
0 comments:
Posting Komentar